Tenaga Kerja Korban PHK Sepihak PT.Ganda Buanindo Mondok Di Kantor Disnakertrans Prov.Riau
Pekanbaru,(Beritatime.com,) - 8 (delapan) orang Buruh korban PHK PT. GBI (Ganda Buanindo) datang dan Akhirnya Mondok di Disnakertrans Riau, sebagaimana janji kepala Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Prov riau Minggu lalu, bahwa melakukan pemeriksaan ulang terhadap tuntutan hak-hak normatif para pekerja. Selasa 12 Mei 2026, kita pukul 09.30 Wib.
"Ia, kita perwakilan dan ke 8 buruh pagi ini, kita datangi kantor Disnakertrans Provinsi Riau Pada hari ini, Kedatangan kita guna memenuhi janji Kadisnakertrans Riau Roni Minggu lalu, butuh untuk diperiksa ulang," kata kuasa hukum pekerja dari kantor advokat Merry pamadya utaya S.H., M.H CPCLE dihadapan buruh dilingkungan kantor Disnakertrans Riau.
Merry pamadya utaya S.H., M.H CPCLE, kuasa hukum pekerja mengatakan, berharap Kadis Disnakertrans Riau menunaikan janjinya, agar kasus ini tidak berlarut-larut yang sudah memakan waktu kurang lebih 2 tahun.
"Ini kasus sudah berlarut-larut, kurang lebih 2 tahun. Kita harapkan Kadis Roni tunaikan janjinya. Kasihan para buruh datang jauh-jauh. Jika tidak dilakukan pemeriksaan ulang, buruh akan memilih mondok di kantor Disnakertrans Riau mulai hari ini," tegas Merry pamadya utaya S.H.,M.H CPCLE
Sementara itu, menjawab konfirmasi media ini, terkait respon Kadisnakertrans Riau Roni sesuai janji yang pernah ia sampaikan. Roni yang tidak sedang berada dikantor, menjawab by layanan whatsAap.
"Ok bang, Kabid. akan menjumpai kawan-kawan bersama Juelnaidi dan Agustiarman. Semalam aku gelar kasus tersebut bang dengan semua pengawas Madya. Nanti dijelaskan," jawab Kadis Roni.
Namun ironisnya, dalam pertemuan perwakilan buruh dengan Bayu Surya, selaku kabid pengawas disnakertrans Riau langkah pemeriksaan tidak langsung dilakukan, terkesan masih mengambang.dan menyampaikan kepada perwakilan pekeja pemeriksaan ulang tidak ada kita cari solusi dengan opsi lain.
Mendapat jawaban itu, pihak perwakilan menolak, mengaku kehadiran kami dan buruh hari ini menagih janji Kadisnakertrans Riau Roni untuk melakukan pemeriksaan ualang.
"Mohon maaf pak, itu tidak sesuai janji Kadis Minggu lalu. Jauh-jauh buruh datang kesini kalau dikecewakan kesekian kalinya lagi itu tidak benar. Sejatinya buruh mondok sejak Minggu lalu, namun karena permohonan Kadis hingga berjanji diperiksa ulang, maka buruh memilih pulang tidak jadi mondok Minggu lalu tersebut," ujar perwakilan pekerja mengingatkan Kabid.
Mendapat penolakan itu, pihak disnaker sampaikan opsi lain. Pihaknya mengaku akan menghubungi pihak perusahaan, membayar tuntutan atau dilakukan pemeriksaan ulang.
"Mohon bersabar pak, setelah koordinasi dengan Kadis, kita ambil opsi, menelpon pihak perusahaan, meminta mereka (perusahaan) membayar pasangon ke 8 buruh atau kita periksa ulang para buruh. Mohon bersabar," katanya.
Mendengar usulan itu, pihak buruh sepakat menunggu. Hingga siang. Jika tidak, para buruh akan memiliki mondok.
"Kita tunggu, siang ini. jika tidak ada gambaran yang memihak buruh, ya memilih opsi awal kita yakni mondok di kantor ini," kata pekerja Liana sintia
Kasus ke 8 Buruh Diduga Adanya Intervensi Orang Besar
Sesuai informasi yang dihimpun media ini dari sejumlah sumber terpercaya, kasus ini berlarut-larut adanya intervensi dari pihak yang berpengaruh dilingkungan pemerintah provinsi Riau.
"Informasi A1 pihak kadis sudah dipanggil Plt Gubri SF. Hariyanto Minggu lalu, sesaat setelah adanya kesepakatan dengan buruh dan perwakilan. ya muaranya bisa jadi janji Kadis berubah, hingga belum bisa dilakukannya pemeriksaan ulang para buruh pada hari ini. Jelasnya.
Terkait hal informasi tersebut diatas, Plt Gubri belum bisa di konfirmasi oleh media hingga tayang berita ini.
Di tempat terpisah, Aktifis LSM IPPH (Investigasi Pemantau Pembangunan dan Hukum) Resmon yang membidangi ke tenaga kerjaan di LSM IPPH. Angkat bicara mengatakan, hal ini kerap terjadi terhadap tenaga kerja di tiap perusahaan. Ini di karenakan minimnya keberpihakan pemerintah kepada buruh dalam hal ini Dinas tenaga kerja.
Maka kita minta kepada kepala daerah agar mengevaluasi jajaran dinas yang bersangkutan. Harap dan pinta Resmon.
"Salah satu dari buruh yang yang datang di kantor disnakertrans Riau Liana sintia menyampaikan kepada awak media kami sangat kecewa sekali kepada kepala Disnakertrans provinsi Riau Roni Rahmat yang tidak tempati janjinya kemaren, sebagai kepala dinas sendiri ingkar janji, ini penuh pertanyaan kepada kami jangan- jangan ada yang intervensi kadis ini".Ucap Liana.
Lanjut Liana kepada awak media kami mulai hari ini, mondok di kantor Disnakertrans provinsi Riau menunggu kepastian janji kadisnakertrans Riau ungkapnya Liana dengan wajah kecewa.(MD***)
| |
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan WA ke 085643333586
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
| |
Komentar Anda :