Pemerintah Diminta Batalkan MoU Impor Beras dengan Thailand dan Vietnam
Sabtu, 27/03/2021 - 13:54:24 WIB
Redaktur:
ilustrasi

TERKAIT:
 
  • Pemerintah Diminta Batalkan MoU Impor Beras dengan Thailand dan Vietnam
  •  

    BERITATIME.COM - Anggota Komisi IV DPR Fraksi PPP Ema Umiyyatul Chusnah mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo yang membatalkan rencana impor 1 juta beras. Menurutnya, kepala negara mendengar aspirasi masyarakat.

    "Apa yang dilakukan presiden merupakan wujud bahwa presiden selama ini memang mendengarkan aspirasi masyarakat, termasuk terkait rencana impor beras yang memang merugikan masyarakat Indonesia, khususnya petani yang mengalami penurunan harga gabah," katanya, Sabtu (27/3).

    Ema menyebut, tidak mengimpor beras hingga Juni 2021 merupakan kebijakan tepat. Sebab, saat ini di sejumlah daerah sedang terjadi panen raya. Dia pun meminta pemerintah pada Juni mendatang perlu mengevaluasi apakah impor masih diperlukan atau tidak.

    Bagi PPP, lanjut dia, penyerapan gabah petani dan menaikkan harga sesuai Harga Pokok Penjualan (HPP) yaitu Rp 4.200/kg sangat penting agar petani bisa sejahtera. Terlebih saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19.

    "Bahkan kami berharap pemerintah tetap membatalkan MOU dengan Thailand dan Vietnam, karena neraca stok persediaan beras surplus 12 juta ton," ucapnya.

    Ketua DPP PPP itu menegaskan, berulang kali Komisi IV DPR RI telah melakukan Rapat bersama Kementerian Pertanian. Disitu, ditekankan bahwa stok beras dalam negeri masih aman.

    "Tinggal pemerintah fokus menyiapkan stok bahan pangan pokok aman menjelang menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri," pungkasnya.

    Diberitakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan pemerintah tidak mengimpor beras dalam waktu dekat. Dia mengatakan, hingga bulan Juni tidak ada beras impor yang masuk ke Indonesia.

    "Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia," katanya dalam video di akun sekretariat presiden, Jumat (26/3).

    Jokowi menambahkan, sudah hampir 3 tahun pemerintah tidak mengimpor beras. Dia pun menegaskan nota kesepemahaman atau MoU antara Thailand dan Vietnam terkait beras hanya untuk berjaga jaga saja.

    "Mengingat situasi pandemi yang penuh ketidakpastian, saya tegaskan sekali lagi berasnya belum masuk," jelas Jokowi.

    Kepala Negara memastikan beras petani Indonesia akan diserap oleh Bulog. Dia pun akan segera memerintahkan Kementerian Keuangan agar membantu terkait anggarannya.

    "Saya tahu kita memasuki masa panen dan harga beras di tingkat petani belum sesuai yang diharapkan, oleh sebab itu saya minta segera hentikan perdebatan berkaitan impor beras. Ini justru bisa membuat harga jual gabah di tingkat petani turun atau anjlok," pungkasnya.

    Sumber:merdeka.com

     
    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan WA ke 0821-6989-9952
    via EMAIL: redaksiberita2020@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)
     



     
    Berita Lainnya :
  • Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Selesaikan KDRT dengan Problem Solving
  • Masyakat Tak Mampu Tidak Mendapatkan BLT Dan PKH,Penghulu Dan RT Setempat Pilih Kasih.
  • Walaupun Penyebaran Covid-19 Menurun, Jajaran Polres Kampar Terus Gencarkan Pendisiplinan Protkes
  • Masyarakat Meminta Kepada Bupati Rohil Dan wakil Bupati Untuk Memperbaiki Jalan
  • Dua Pelaku Curat Diamankan Team Resmob Polres Rohul
  • Kapolres Nias Selatan Turun langsung Olah TKP Penyelidikan kasus pembunuhan
  • Bupati Kampar Sambut Kunker Perdana Pangdam I Bukit Barisan
  • Kawal Kasus Pemerkosa IRT Asal Nias Pelaku MR,HIMMI Puji Penyidik Polsek Ujungbatu Profesional
  • Libur Nataru, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Daerah
  • Harga Minyak Goreng Semakin Tinggi, Masyarakat Mengeluh
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Selesaikan KDRT dengan Problem Solving

    Walaupun Penyebaran Covid-19 Menurun, Jajaran Polres Kampar Terus Gencarkan Pendisiplinan Protkes

    Jalan flamboyan rusak parah
    Masyarakat Meminta Kepada Bupati Rohil Dan wakil Bupati Untuk Memperbaiki Jalan

     
      Terpopuler  
    1 Pembunuhan Mandor PT MUP Di Tangkap Polisi
    2 Arist Merdeka Sirait: HL Pendeta Cabul di Surabaya terancam 20 tahun penjara dan Kebiri!
    3 Bupati Kuansing Minta Perketat Penjagaan Karena Kuansing Zona Hijau Bebas Covid-19
    4 Sekda Daerah Kabupaten Nias Utara Di Tangkap Polisi Kasus Narkoba
    5 Listrik Mati Tujuh Jam,Warga Siak Minta DPRD Berikan Teguran
    6 Polsek Siak Hulu Ungkap Ciri-ciri Mayat Yang Ditemukan di Dusun I Pandau Makmur Desa Pandau Jaya
    7 Drs.Sozifao Hia M.Si Sesalkan BLT Pemda dan Pemprov Belum Disalurkan Kepada Masyarakat
    8 Polda Banten Kawal Penerapan New Normal di Kabupaten Tangerang
    9 KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau di Persidangan Amril Mukminin
    10 Ormas, Parpol Tak Gunakan Azas Pancasila, Dibubarkan Layaknya PKI
     
     
       



    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 beritatime.com, all rights reserved