Iran Bakal Balas Aksi Sabotase Israel di Fasilitas Nuklir
Selasa, 13/04/2021 - 10:04:05 WIB
Redaktur:
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif. (Foto:net)

TERKAIT:
 
  • Iran Bakal Balas Aksi Sabotase Israel di Fasilitas Nuklir
  •  

    BERITATIME.COM | Jakarta - Pemerintah Iran berjanji akan membalas Israel yang diduga menjadi dalang sabotase fasilitas nuklir Natanz pada akhir pekan lalu.

    "Kami akan membalas perbuatan Zionis (Israel)," kata Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, seperti dikutip Reuters, Selasa (13/4).

    Jaringan listrik di fasilitas pengayaan uranium bawah tanah itu padam total pada akhir pekan lalu. Hal itu diduga akibat sabotase.

    Sejumlah media massa Israel mengklaim kejadian di fasilitas pengayaan uranium Natanz adalah operasi yang dilakukan badan intelijen Mossad. Diperkirakan akibat sabotase itu program pengayaan uranium Iran seolah mundur beberapa bulan.

    Zarif mengatakan saat ini mereka tengah menggelar dialog tidak langsung Wina, Austria, dengan Amerika Serikat terkait rencana pencabutan sanksi dan kelanjutan perjanjian nuklir yang diteken pada 2015 silam.

    Iran meminta AS terlebih dulu mencabut sanksi terhadap ekspor minyak, baru kemudian mereka mau mengembalikan tingkat pengayaan uranium sesuai perjanjian.

    "Zionis ingin membalas dendam karena perkembangan kami terkait perundingan pencabutan sanksi. Kami tidak akan masuk ke dalam perangkap mereka. Kami tidak akan membiarkan aksi sabotase ini mempengaruhi perundingan," ujar Zarif.

    Sementara itu, pakar nuklir Iran, Ali Akbar Salehi, mengatakan saat ini mereka menjalankan mesin pengayaan uranium dengan tenaga listrik cadangan.

    "Proses pengayaan uranium di lokasi itu tidak terhenti," ujar Salehi.

    Menurut Juru Bicara Organisasi Tenaga Atom Iran, Behrouz Kamalvandi, jaringan listrik di fasilitas pengayaan uranium Natanz padam akibat ledakan.

    "Ledakan itu tidak cukup kuat untuk menghancurkan semuanya, tetapi merobohkan langit-langit ruang kendali," kata Kamalvandi.

    Sedangkan menurut penjelasan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, seluruh mesin pengayaan uranium yang terdampak pemadaman listrik adalah jenis lawas IR-1.

    "Para pakar nuklir kami akan menaksir tingkat kerusakan tetapi saya pastikan seluruh mesin pengaya uranium itu akan diganti dengan versi yang lebih canggih," ujar Khatibzadeh.

    Dalam kesepakatan nuklir 2015, Iran hanya diizinkan melakukan pengayaan uranium dengan 5.060 mesin jenis IR-1. Akan tetapi, saat ini Iran mulai menggunakan mesin jenis IR-2 yang berjumlah ratusan dan dinilai lebih canggih, yakni mampu melakukan pengayaan lebih cepat dengan tingkat kemurnian lebih tinggi.

    Sedangkan fasilitas nuklir di Natanz mampu menampung 50 ribu unit mesin sentrifugal pengaya uranium.

    Aparat keamanan Iran menyatakan mereka sudah mengantongi ciri-ciri pelaku sabotase itu. Mereka menyatakan saat ini sedang memburu pelaku.

    Secara terpisah, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan pemerintahannya tidak akan membiarkan Iran mengembangkan program nuklir yang menjadi kedok untuk pembuatan senjata.

    Sumber:CNN Indonesia

     
    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan WA ke 0821-6989-9952
    via EMAIL: redaksiberita2020@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)
     



     
    Berita Lainnya :
  • Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Selesaikan KDRT dengan Problem Solving
  • Masyakat Tak Mampu Tidak Mendapatkan BLT Dan PKH,Penghulu Dan RT Setempat Pilih Kasih.
  • Walaupun Penyebaran Covid-19 Menurun, Jajaran Polres Kampar Terus Gencarkan Pendisiplinan Protkes
  • Masyarakat Meminta Kepada Bupati Rohil Dan wakil Bupati Untuk Memperbaiki Jalan
  • Dua Pelaku Curat Diamankan Team Resmob Polres Rohul
  • Kapolres Nias Selatan Turun langsung Olah TKP Penyelidikan kasus pembunuhan
  • Bupati Kampar Sambut Kunker Perdana Pangdam I Bukit Barisan
  • Kawal Kasus Pemerkosa IRT Asal Nias Pelaku MR,HIMMI Puji Penyidik Polsek Ujungbatu Profesional
  • Libur Nataru, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Daerah
  • Harga Minyak Goreng Semakin Tinggi, Masyarakat Mengeluh
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Selesaikan KDRT dengan Problem Solving

    Walaupun Penyebaran Covid-19 Menurun, Jajaran Polres Kampar Terus Gencarkan Pendisiplinan Protkes

    Jalan flamboyan rusak parah
    Masyarakat Meminta Kepada Bupati Rohil Dan wakil Bupati Untuk Memperbaiki Jalan

     
      Terpopuler  
    1 Pembunuhan Mandor PT MUP Di Tangkap Polisi
    2 Arist Merdeka Sirait: HL Pendeta Cabul di Surabaya terancam 20 tahun penjara dan Kebiri!
    3 Bupati Kuansing Minta Perketat Penjagaan Karena Kuansing Zona Hijau Bebas Covid-19
    4 Sekda Daerah Kabupaten Nias Utara Di Tangkap Polisi Kasus Narkoba
    5 Listrik Mati Tujuh Jam,Warga Siak Minta DPRD Berikan Teguran
    6 Polsek Siak Hulu Ungkap Ciri-ciri Mayat Yang Ditemukan di Dusun I Pandau Makmur Desa Pandau Jaya
    7 Drs.Sozifao Hia M.Si Sesalkan BLT Pemda dan Pemprov Belum Disalurkan Kepada Masyarakat
    8 Polda Banten Kawal Penerapan New Normal di Kabupaten Tangerang
    9 KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau di Persidangan Amril Mukminin
    10 Ormas, Parpol Tak Gunakan Azas Pancasila, Dibubarkan Layaknya PKI
     
     
       



    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 beritatime.com, all rights reserved