Terima Dana PEN Rp 10 T, Bank Mandiri Garap Sektor Pendukung Padat Karya dan Pangan
Rabu, 08/07/2020 - 16:05:31 WIB
Redaktur:
Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar. ©2020 Merdeka.com

TERKAIT:
   
 

BERITATIME.COM - Bank Mandiri berkomitmen untuk mengoptimalkan dana penempatan pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak pandemi covid-19. Adapun penempatan dana tersebut di Bank Mandiri adalah sebesar Rp10 triliun.

Seperti diketahui, berdasarkan PMK 70/2020, pemerintah menempatkan uang negara di bank-bank Himbara untuk disalurkan sebagai kredit produktif, khususnya kepada segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dengan target penyaluran hingga tiga kali lipat.

Maka dari itu, Bank Mandiri telah menyiapkan rencana penyaluran kredit (pipeline) secara sektoral dengan fokus pada usaha-usaha yang mendukung penyerapan tenaga kerja dan ketahanan pangan. Adapun penempatan dana tersebut di Bank Mandiri adalah sebesar Rp10 triliun, dengan rencana alokasi penyaluran sebesar Rp20 triliun untuk segmen UMKM dan Rp10 triliun pada segmen wholesale.

Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar, menyebutkan pihaknya akan menggandeng berbagai komponen masyarakat, termasuk nasabah eksisting, serta memanfaatkan seluruh sumber daya di Bank Mandiri untuk memastikan bahwa dana PEN ini dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.

"Intinya kami akan all out dalam menyalurkan Dana PEN ini karena kita perlu segera menggerakkan seluruh sektor usaha agar dampak pandemi covid-19 tidak berlarut-larut dan ekonomi domestik segera bangkit," kata Royke saat melakukan seremoni penyerahan kredit PEN ke debitur segmen Mikro dan UKM bersama jajaran direksi Bank Mandiri di Bintaro, Banten, Rabu (8/7).

Berdasarkan pipeline tersebut, dia menjelaskan, penyaluran kredit khusus segmen UMKM akan diarahkan ke sektor-sektor produktif antara lain pertanian, perkebunan, jasa & perdagangan, industri pengolahan, pariwisata serta sektor lain yang memberikan dampak pada ketahanan pangan.

Sedangkan pada segmen wholesale, fokus penyaluran kredit PEN diarahkan antara lain pada sektor perkebunan, pertambangan & energi, FMCG, kontraktor, BUMN Pupuk, transportasi serta logistik.

"Untuk mempercepat proses penyaluran dan implementasi protokol kesehatan dalam bisnis di era New Normal, kami juga telah memanfaatkan dukungan TI dalam proses bisnis, seperti penggunaan video call untuk membantu proses verifikasi permohonan kredit segmen wholesale dan UKM. Selain itu, kami juga memanfaatkan aplikasi Mandiri Pintar untuk memangkas proses administrasi dalam pengajuan kredit mikro produktif agar persetujuan bisa diperoleh dalam 15 menit," katanya.

Gandeng Jamkrindo dan Askrindo Untuk Penjaminan Kredit

Sebagai bentuk mitigasi dalam penyaluran kredit PEN ini, lanjutnya, Bank Mandiri juga telah bekerjasama dengan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) untuk memberikan penjaminan atas kredit modal kerja yang disalurkan kepada pelaku UMKM.

Kerjasama tersebut juga merupakan implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.71/PMK.08/2020 tentang Tata Cara Penjaminan Pemerintah melalui Badan Usaha Penjaminan yang ditunjuk dalam rangka Pelaksanaan Program PEN untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Di samping optimalisasi dana PEN ini, kami juga telah aktif melakukan restrukturisasi kredit terdampak covid-19 dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Hingga akhir Juni 2020, Bank Mandiri telah menyetujui restrukturisasi kredit kepada lebih dari 500 ribu debitur retail dan wholesale dengan nilai oustanding lebih dari Rp100 triliun," kata Royke.***

(Sumber:Merdeka.com)

 
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan WA ke 0858-3144-9896
via EMAIL: redaksiberita2020@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)
 



 
Berita Lainnya :
  • Sebanyak 100,5436 Meter Kubik Kayu Ilegal Diamankan Bareskrim Polri dan Polda Kalbar di Kecamatan Sungai Ambawang
  • Presiden Jokowi Terima Anggota Bawaslu Periode 2022-2027
  • Kasetpres Pastikan Tuntutan Pengunjuk Rasa Dicatat dan Jadi Perhatian Pemerintah
  • Polres Serdang Bedagai Kembali Lakukan Bantuan Sosial di Mata Pao Imbas Dari Kenaikan Harga BBM
  • DPD PPWI Provinsi Riau adakan kegiatan keagamaan
  • Pemkab Kampar Dan DPRD Kampar Tandatangani Nota Perubahan KUA PPAS Tahun Anggaran 2022.
  • Polsek Meral Polres Karimun Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Pencurian
  • Jum'at Barokah Rutin Dilakukan Polsek Kuantan Mudik Polres Kuansing
  • Tim Opsnal Satuan Resnakoba Polres Kuansing Ciduk Penyalahguna Narkotika
  • HUT Polantas Ke - 67 , Sat Lantas Polres Sergai Gelar Bansos
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    DPD PPWI Provinsi Riau adakan kegiatan keagamaan

    Pemkab Kampar Dan DPRD Kampar Tandatangani Nota Perubahan KUA PPAS Tahun Anggaran 2022.

    Polsek Meral Polres Karimun Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Pencurian

     
      Terpopuler  
    1 Pembunuhan Mandor PT MUP Di Tangkap Polisi
    2 Arist Merdeka Sirait: HL Pendeta Cabul di Surabaya terancam 20 tahun penjara dan Kebiri!
    3 Bupati Kuansing Minta Perketat Penjagaan Karena Kuansing Zona Hijau Bebas Covid-19
    4 KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau di Persidangan Amril Mukminin
    5 Drs.Sozifao Hia M.Si Sesalkan BLT Pemda dan Pemprov Belum Disalurkan Kepada Masyarakat
    6 Listrik Mati Tujuh Jam,Warga Siak Minta DPRD Berikan Teguran
    7 Sekda Daerah Kabupaten Nias Utara Di Tangkap Polisi Kasus Narkoba
    8 Polda Banten Kawal Penerapan New Normal di Kabupaten Tangerang
    9 Ormas, Parpol Tak Gunakan Azas Pancasila, Dibubarkan Layaknya PKI
    10 Polsek Siak Hulu Ungkap Ciri-ciri Mayat Yang Ditemukan di Dusun I Pandau Makmur Desa Pandau Jaya
     
     
       



    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 beritatime.com, all rights reserved