DPD SPRI Sumatera Utara Desak Polisi Ungkap Pelaku Taror Terhadap Jurnalistik Televisi Metro TV
Selasa, 01/06/2021 - 22:44:53 WIB
Redaktur: FZ
Dok

TERKAIT:
 
  • DPD SPRI Sumatera Utara Desak Polisi Ungkap Pelaku Taror Terhadap Jurnalistik Televisi Metro TV
  •  

    Serdang Bedagai - Beritatime.com -  Terkait teror yang dialami  Pujianto salah seorang jurnalistik Televisi Metro TV wilayah Serdang Bedagai di teror, dimana mobil yang terparkir di garasi rumah miliknya diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK), Senin (31/5/2021) tepatnya di Sei Bamban, Sumatera Utara, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

    DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Provinsi Sumatera Utara mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap pelaku teror terhadap Jurnalistik Metro TV. Tindakan pelaku selain mencederai kemerdekaan pers juga mengkhianati kehidupan demokrasi di Tanah Air, Selasa (01/06/2021) melalui grup WA

    Menyikapi peristiwa teror yang dialami Pujianto, Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Provinsi Sumatera Utara, Devis Karmoy, mendesak pihak Kepolisian untuk mengungkap penyebab dan pelaku yang meneror wartawan televisi itu.

    Dikatakan, Devis yang juga mantan wartawan televisi plat merah itu, bahwa jika penyebabnya karena lokasi judi yang diabadikan Pujianto, maka Polisi menurutnya harus menutup dan menangkap pihak yang membuka lokalisasi perjudian tersebut.

    "SPRI mendesak agar Polisi harus mengusut dan menangkap pelakunya, sebagaimana semboyan 'Catur Prasetya' pada poin ke-2 "Menjaga Keselamatan Jiwa Raga, Harta Benda dan HAM" sebab itulah tugas Polri memberi rasa Aman dan Nyaman kepada seluruh warga negara," pinta Devis Karmoy.

    Ia juga meminta semua pihak menghormati aktivitas jurnalistik. Sebab, keberadaan jurnalis untuk menjaga dan memastikan hak-hak publik terpenuhi, di antaranya hak atas informasi. Selain itu, kerja-kerja jurnalisme dilindungi Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

    “Pasal 18 UU Pers mengatur bahwa setiap orang yang menghambat atau menghalangi aktivitas jurnalistik dipidana penjara dua tahun atau denda Rp 500 juta,” ujar  Devis.

    Devis Karmoy mengimbau komunitas pers, termasuk perusahaan media, berkomitmen terhadap keselamatan jurnalis. Perlu upaya bersama-sama untuk memutus rantai kekerasan terhadap jurnalis. Bila tidak, maka kekerasan yang menimpa wartawan akan terus terulang.

    “Kekerasan demi kekerasan terhadap jurnalis membuktikan bahwa kebebasan pers itu mesti diperjuangkan. Jika memang serius dan peduli akan kebebasan pers, mari mengawal kasus kekerasan terhadap jurnalis agar diusut tuntas. Jangan menoleransi upaya-upaya yang mengarah pada perdamaian,” ujar Devis Karmoy.  (Mendrova)

     
     
    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan WA ke 0821-6989-9952
    via EMAIL: redaksiberita2020@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)
     



     
    Berita Lainnya :
  • Di Duga Sekda Daerah Kabupaten Nias Utara Di Tangkap Polisi Kasus Narkoba
  • Pantau Perkembangan Warga Yang Isolasi Mandiri
  • Polresta Pekanbaru dan Jajaran Amankan 79 Preman, Senjata tajam dan Pistol Mainan Turut Diamankan
  • Mayat Pria Ditemukan Warga di Pantai Sialang Buah
  • Kepala Desa Disinyalir Kerap Bodohi masyarakat
  • Kades Bandar Khalifah Diduga Curang, Drainase Sekitar 3 Bulan Selesai Sudah Retak-Retak
  • SPRI Desak Kapoda Sumut Seret Pelaku Pembakaran Rumah dan Mobil Wartawan
  • POLDA BANTEN LUNCURKAN "VAKSINASI DIJAJAPKEUN KA BUMI"
  • Bupati Kampar dan Gubernur Sumut Jadi Saksi Pernikahan.
  • Wakil Gubernur Riau Edy Natar Serahkan Secara Simbolis Kartu Peserta Tenaga Kerja Harian
  •  
    Komentar Anda :

     
     
      Pilihan Redaksi  
    Di Duga Sekda Daerah Kabupaten Nias Utara Di Tangkap Polisi Kasus Narkoba

    Kapolsek Tapung Lakukan Monitoring
    Pantau Perkembangan Warga Yang Isolasi Mandiri

    Polresta Pekanbaru dan Jajaran Amankan 79 Preman, Senjata tajam dan Pistol Mainan Turut Diamankan

     
     
      Terpopuler  
    1 Pembunuhan Mandor PT MUP Di Tangkap Polisi
    2 Arist Merdeka Sirait: HL Pendeta Cabul di Surabaya terancam 20 tahun penjara dan Kebiri!
    3 Bupati Kuansing Minta Perketat Penjagaan Karena Kuansing Zona Hijau Bebas Covid-19
    4 Kematian Kristin Vili Mendrofa Diduga Direkayasa, Kinerja Polsek Kuranji Dipertanyakan...?
    5 Listrik Mati Tujuh Jam,Warga Siak Minta DPRD Berikan Teguran
    6 Serang Petugas, Salahsatu Pelaku Narkoba di Siak Hulu Dilakukan Tindakan Tegas Terukur oleh Aparat
    7 Kapolri Instruksikan Jajarannya Tak Ragu Usut Tuntas Mafia Tanah
    8 Polda Banten Kawal Penerapan New Normal di Kabupaten Tangerang
    9 Jabatan Hilang-Sanksi Menanti, Kompol Yuni dan 11 Anak Buahnya Yang Pesta Narkoba
    10 Ormas, Parpol Tak Gunakan Azas Pancasila, Dibubarkan Layaknya PKI
     
     
       



    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 beritatime.com, all rights reserved