Pakistan Batalkan Hukuman Mati Bagi Penista Agama
Jumat, 04/06/2021 - 10:36:54 WIB
Redaktur: RL
Ilustrasi.

TERKAIT:
 
  • Pakistan Batalkan Hukuman Mati Bagi Penista Agama
  •  

    BERITATIME.COM - Pengadilan Pakistan membatalkan hukuman mati yang dijatuhkan kepada pasangan Kristen karena penistaan agama, dengan alasan kurangnya bukti.

    Shagufta Kausar dan suaminya Shafqat Emmanuel dihukum pada tahun 2014 karena menghina Nabi Muhammad.

    Tetapi pada Kamis, pengacara pasangan itu Saif ul Malook mengatakan Pengadilan Tinggi Lahore telah membebaskan mereka. Demikian dikutip dari BBC, Jumat (4/6).

    Seorang jaksa penuntut mengatakan kepada Reuters, putusan itu akan digugat.Penistaan agama dapat dihukum mati di Pakistan, dan meskipun tidak ada yang pernah dieksekusi karena kasus peninstaan agama, puluhan orang dibunuh massa setelah dituduh melakukan penistaan agama.

    "Saya sangat bahagia kami bisa membebaskan pasangan ini yang merupakan beberapa orang yang paling tidak berdaya di masyarakat kami," kata Malook kepada AFP.

    Dia berapan kliennya akan dibebaskan pekan depan setelah perintah pengadilan diterbitkan.

    Kelompok hak asasi manusia menyambut baik keputusan itu.

    "Keputusan hari ini mengakhiri cobaan berat selama tujuh tahun dari pasangan yang seharusnya tidak dihukum atau menghadapi hukuman mati," kata Wakil Direktur Asia Selatan Amnesty International, Dinushika Dissanayake dalam sebuah pernyataan.

    Pasangan yang sudah menikah itu dihukum pada tahun 2014 karena mengirim SMS hujatan yang menghina Nabi Muhammad kepada seorang imam lokal dari nomor telepon yang terdaftar atas nama Ibu Kausar.

    Tetapi saudara laki-lakinya mengatakan kepada BBC tahun lalu, pasangan itu tidak bersalah, dan dia ragu mereka cukup melek huruf bahkan untuk menulis pesan-pesan kasar.

    Ibu Kausar bekerja sebagai penjaga sekolah di sebuah sekolah Kristen, sementara suaminya lumpuh sebagian.

    Kelompok hak asasi manusia mengatakan tuduhan penistaan agama sering digunakan untuk menyelesaikan masalah pribadi atau menargetkan minoritas.

    Pengacara pasangan itu mengatakan kepada BBC tahun lalu, dalam persidangan kliennya, mereka mengatakan tetangga Kristen yang pernah adu mulut dengannya diduga membeli kartu SIM atas nama Shagufta Kausar dan mengirim SMS untuk menjebak mereka.

    Pada April, Parlemen Eropa mengeluarkan mosi yang mengutuk Pakistan karena gagal melindungi minoritas agama, dengan fokus pada kasus Kausar dan Emmanuel.

    Hukuman penodaan agama seringkali akhirnya dibatalkan di tingkat banding di Pakistan. Tahun lalu, Asia Bibi meninggalkan negara itu setelah lebih dari satu dekade dipenjara, setelah dibebaskan oleh Mahkamah Agung. Putusan itu menyebabkan protes keras oleh kelompok-kelompok agama garis keras.

     
    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan WA ke 0821-6989-9952
    via EMAIL: redaksiberita2020@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)
     



     
    Berita Lainnya :
  • Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Selesaikan KDRT dengan Problem Solving
  • Masyakat Tak Mampu Tidak Mendapatkan BLT Dan PKH,Penghulu Dan RT Setempat Pilih Kasih.
  • Walaupun Penyebaran Covid-19 Menurun, Jajaran Polres Kampar Terus Gencarkan Pendisiplinan Protkes
  • Masyarakat Meminta Kepada Bupati Rohil Dan wakil Bupati Untuk Memperbaiki Jalan
  • Dua Pelaku Curat Diamankan Team Resmob Polres Rohul
  • Kapolres Nias Selatan Turun langsung Olah TKP Penyelidikan kasus pembunuhan
  • Bupati Kampar Sambut Kunker Perdana Pangdam I Bukit Barisan
  • Kawal Kasus Pemerkosa IRT Asal Nias Pelaku MR,HIMMI Puji Penyidik Polsek Ujungbatu Profesional
  • Libur Nataru, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Daerah
  • Harga Minyak Goreng Semakin Tinggi, Masyarakat Mengeluh
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Selesaikan KDRT dengan Problem Solving

    Walaupun Penyebaran Covid-19 Menurun, Jajaran Polres Kampar Terus Gencarkan Pendisiplinan Protkes

    Jalan flamboyan rusak parah
    Masyarakat Meminta Kepada Bupati Rohil Dan wakil Bupati Untuk Memperbaiki Jalan

     
      Terpopuler  
    1 Pembunuhan Mandor PT MUP Di Tangkap Polisi
    2 Arist Merdeka Sirait: HL Pendeta Cabul di Surabaya terancam 20 tahun penjara dan Kebiri!
    3 Bupati Kuansing Minta Perketat Penjagaan Karena Kuansing Zona Hijau Bebas Covid-19
    4 Sekda Daerah Kabupaten Nias Utara Di Tangkap Polisi Kasus Narkoba
    5 Listrik Mati Tujuh Jam,Warga Siak Minta DPRD Berikan Teguran
    6 Polsek Siak Hulu Ungkap Ciri-ciri Mayat Yang Ditemukan di Dusun I Pandau Makmur Desa Pandau Jaya
    7 Drs.Sozifao Hia M.Si Sesalkan BLT Pemda dan Pemprov Belum Disalurkan Kepada Masyarakat
    8 Polda Banten Kawal Penerapan New Normal di Kabupaten Tangerang
    9 KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau di Persidangan Amril Mukminin
    10 Ormas, Parpol Tak Gunakan Azas Pancasila, Dibubarkan Layaknya PKI
     
     
       



    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 beritatime.com, all rights reserved