IMF Setop Bantuan untuk Afghanistan
Kamis, 19/08/2021 - 12:35:31 WIB
Redaktur: RL
Petempur Taliban berpatroli di Afghanistan usai mengambil alih kekuasaan. @detik.com

TERKAIT:
   
 

KABUL | BERITATIME.COM - Badan Dana Moneter Internasional (IMF) mengumumkan penghentian bantuan keuangan untuk Afghanistan setelah kelompok Taliban mengambil alih kekuasaan. Meski kini berkuasa, Taliban juga tidak akan memiliki akses terhadap sebagian besar uang tunai dan stok emas milik negara tersebut.

Seperti dilansir AFP, Kamis (19/8/2021), juru bicara IMF menuturkan bahwa pihaknya memutuskan untuk menangguhkan bantuan untuk Afghanistan di tengah ketidakjelasan status kepemimpinan di Kabul.

"Saat ini ada ketidakjelasan dalam komunitas internasional soal pengakuan pemerintahan di Afghanistan, sebagai konsekuensinya negara itu tidak bisa mengakses ... sumber daya IMF," tutur juru bicara IMF tersebut pada Rabu (18/8) waktu setempat.

Bantuan IMF untuk Afghanistan itu mencakup program pinjaman senilai US$ 370 juta yang sudah ada dan akses terhadap cadangan dalam bentuk Special Drawing Rights (SDT). "Seperti biasa, IMF dipandu oleh pandangan komunitas internasional," sebut seorang pejabat IMF yang tidak disebut namanya.

IMF pernah mengambil langkah serupa terhadap rezim lainnya yang tidak diakui, seperti yang terjadi di Venezuela.

Gubernur Bank Sentral Afghanistan, Ajmal Ahmady, dalam pernyataan via Twitter menuturkan bahwa Da Afghanistan Bank (DAB) memiliki cadangan sekitar US$ 9 miliar, namun sebagian besar disimpan di luar negeri dan jauh dari jangkauan Taliban.

"Sesuai standar internasional, sebagian besar aset disimpan dalam bentuk aset yang aman, cair seperti keuangan dan emas," ucap Ahmady yang kabur dari Afghanistan pada Minggu (15/8) waktu setempat karena mengkhawatirkan keselamatannya saat Taliban berkuasa.

Lebih lanjut disebutkan Ahmady bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau US Federal Reserve memegang US$ 7 miliar aset cadangan Afghanistan, termasuk US$ 1,2 miliar dalam bentuk emas, sementara sisanya disimpan di bank-bank asing lainnya termasuk Bank for International Settlements di Basel, Swiss.

Secara terpisah, seorang pejabat pemerintahan AS menuturkan pada AFP pada Senin (16/8) waktu setempat bahwa 'setiap aset bank sentral yang dimiliki pemerintah Afghanistan di Amerika Serikat tidak akan diberikan kepada Taliban'.

Soal laporan yang menyebut Taliban menanyai staf bank sentral soal lokasi aset-aset pemerintah Afghanistan, Ahmady menyatakan bahwa: "Jika itu benar -- sudah jelas mereka sangat perlu menambahkan ekonom ke dalam tim mereka."

Dia kembali menegaskan bahwa AS pada Jumat (13/8) lalu telah memotong pengiriman uang tunai ke Afghanistan saat situasi keamanan memburuk, yang mungkin telah memicu laporan bahwa Taliban mencuri cadangan karena bank-bank di negara itu tidak bisa mengembalikan dolar kepada para pemilik rekening.

"Harap dicatat bahwa cadangan internasional Afghanistan tidak pernah dikompromikan," tegas Ahmady, sembari menyebut bahwa cadangan itu disimpan dalam rekening yang 'mudah diaudit'.

sumber:detik.com

 
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan WA ke 085643333586
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda)
 



 
Berita Lainnya :
  • Kasi Intelijen Kejari Pelalawan Berikan Penerangan Dan Pendidikan Hukum Desa Se-Kecamatan Pangkalan Kuras
  • Kolaborasi Bersama Petani Jagung, Polsek Pinggir Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
  • Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
  • Apel Siaga Antisipasi Dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla 2026, Ahmad Yuzar : Bukti Komitmen Bersama Lindungi Kampar dari Bencana.
  • Bupati dan Wakil Bupati Kampar Hadiri Sertijab dan Ramah Tamah.
  • Bupati Kampar Tinjau Pelaksanaan Seleksi Terbuka JPT Pratama Tahun 2026
  • Pantau Pertumbuhan Tanaman, Polsek Pinggir Cek Ladang Jagung Di Dua Kelurahan Dan Dua Desa
  • KMAKI Sebut 1 Tahun Dipimpin Bupati Asgianto, Korupsi Merajalela
  • Jajaran Polsek Pinggir Kolaborasi Bersama Petani, Cek Tanaman Jagung Di Empat Desa Di Talang Muandau
  • Bupati Kampar Ahmad Yuzar Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Kasi Intelijen Kejari Pelalawan Berikan Penerangan Dan Pendidikan Hukum Desa Se-Kecamatan Pangkalan Kuras

    Bupati Kampar Tinjau Pelaksanaan Seleksi Terbuka JPT Pratama Tahun 2026

    WFH ASN Siak Berlanjut Juni 2026, Bupati Afni Ubah Jadwal dari Rabu ke Jumat

     
      Terpopuler  
    1 Arist Merdeka Sirait: HL Pendeta Cabul di Surabaya terancam 20 tahun penjara dan Kebiri!
    2 Pembunuhan Mandor PT MUP Di Tangkap Polisi
    3 Bupati Kuansing Minta Perketat Penjagaan Karena Kuansing Zona Hijau Bebas Covid-19
    4 KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau di Persidangan Amril Mukminin
    5 Drs.Sozifao Hia M.Si Sesalkan BLT Pemda dan Pemprov Belum Disalurkan Kepada Masyarakat
    6 Listrik Mati Tujuh Jam,Warga Siak Minta DPRD Berikan Teguran
    7 Ormas, Parpol Tak Gunakan Azas Pancasila, Dibubarkan Layaknya PKI
    8 Polda Banten Kawal Penerapan New Normal di Kabupaten Tangerang
    9 Sekda Daerah Kabupaten Nias Utara Di Tangkap Polisi Kasus Narkoba
    10 Pengesahan KEMENKUMHAM RI Terhadap Pengurus DPP Partai Berkarya Periode 2020-2025
     
     
       



    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 beritatime.com, all rights reserved